Laporan Bab I Praktikum Komunitas Prodi Kebidanan Bukkittinggi

1.1  Latar Belakang
Dalam beberapa kurun waktu terakhir, masalah kesehatan mendapat sorotan yang serius dari berbagai elemen masyarakat. Seiring dengan meningkatnya ilmu pengetahuan dan teknologi, antusias masyarakat terhadap kesehatan juga meningkat, masyarakat sudah membuka mata bahwa kesehatan merupakan kebutuhan pokok yang dapat menentukan mutu hidup mereka nantinya. Sudah merupakan suatu kewajiban bagi penyelenggara kesehatan untuk memenuhi kebutuhan tersebut dan selalu bertindak profesional dalam memberikan pelayanan sehingga masyarakat puas dengan pelayanan kesehatan.
Dlam rangka menghasilkan tenaga yang profesional, maka diperlukan adanya sumber daya kesehetan yang siap terjun ke lapangan, megelola masalah kesehatan di suatu daerah dan memberikan kontribusi dalam peningkatan kesehatan masyarakat. Untuk mewujudkan semua itu, Politeknik Kesehatan Kemenkes Padang, khususnya Program Studi Kebidanan bukitinggi melakukan Pratikum Asuhan Kebidanan Komunitas dengan pusat kegiatan di RW II Kelurahan Belakang Balok Kota Bukittinggi dari tanggal 3 s/d 11 Juni 2010.
Kegiatan Pratikum Asuhan Kebidanan Komunitas ini merupakan suatu penerapan ilmu dan teknologi oleh mahasiswa Program Studi Kebidanan Bukittinggi Tahun Ajaran 2009/2010 yang menyeluruh sepanjang daur kehidupan wanita, dalam rangka pemecahan masalah kesehatan dan peningkatan status kesehatan masyarakat. Dalam prosesnya mahasiswa diharapkan mampu mengenal masalah, menemukan prioritas masalah dan merumuskan alternatif dalam pemecahan masalah. Setelah itu menyusun rencana pemecahan masalah sesuai dengan keahlian yang dimiliki dengan memperhatikan sumber daya yang ada di masyarakat.
        Dengan adanya kegiatan Pratikum Asuhan Kebidanan Komunitas ini, diharapkan tujuan pendidikan di Program Studi Kebidanan Bukittinggi dapat tercapai secara maksimal sehingga outputnya dapat berperan di berbagai sektor kesehatan masyarakat dan mampu bersaing dalam menghadapi era globalisasi.
Peningkatan pelaksanaan program kesehatan masyarakat menuntut peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pengenalan masalah dan penyebab terjadinya masalah serta alternatif cara pemecahan masalah, yaitu Perencanaan, Pengolahan Teknis, dan Administrasi serta Penilaian Program di Tingkat RW.
1.2  Tujuan
1.2.1        Tujuan Umum
Setelah selesai mengikuti Pratikum Asuhan Kebidanan Komunitas di lapangan mahasiswa mampu melaksanakan asuhan kebidanan bermutu dan komprehensif kepada keluarga, kelompok dan masyarakat sesuai dengan budaya setempat.
1.2.2        Tujuan Khusus
Setelah selesai mengikuti pratikum asuhan kebidanan komunitas di lapangan mahasiswa dapat:
1.       Mampu mengumpulkan data secara lengkap dan sesuai kebutuhan
2.      Mampu melakukan tabulasi data dan memprioritaskan masalah
3.      Mampu mengadakan Musyawarah Mayarakat RW (MMRW)
4.      Mampu menggerakkan upaya KIA di wilayah praktek
5.      Mampu membangun jaringan pada pelayanan kebidanan komunitas
6.      Mampu melaksanakan kunjungan rumah pada kasus kebidanan dan neonatal
7.      Mampu melaksanakan ANC di komunitas
8.        Mampu melaksanakan upaya promotif dan prventif pada wanita selama daur kehidupan (remaja, pra-nikah, PUS dan menopause)
1.3  Manfaat
1.3.1        Bagi Mahasiswa
1)      Dapat menerapkan ilmu yang diperoleh di perkuliahan secara nyata di wilayah Pratikum Asuhan Kebidanan Komunitas
2)      Mahasiswa mendapat pengalaman dalam menyelenggarakan Pratikum Asuhan Kebidanan Komunitas serta memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam menangani masalah kesehatan yang ada di masyarakat yang berhubungan dengan KIA / KB
3)      Dapat bekerjasama dengan institusi terkait dalam rangka mengurangi masalah kesehatan di tingkat RW
1.3.2        Bagi Pemerintahan
Dengan adanya Pratikum Asuhan Kebidanan Komunitas diharapkan hasil temuan yang ada di lokasi Pratikum Asuhan Kebidanan Komunitas dijadikan masukan bagi pemerintah untuk merencanakan program kesehatan dimasa yang akan datang.
1.3.3        Bagi Masyarakat
Dapat menambah pengetahuan masyarakat dalam bidang kesehatan dan termotivasi untuk bertindak sesuai perilaku hidup sehat.
1.3.4        Bagi Institusi Pendidikan
Sebagai bahan masukan untuk pelaksanaan Pratikum Asuhan Kebidanan Komunitas di masyarakat yang akan datang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s